Download Youtube Downloader

Youtube Downloader
Youtube merupakan situs video terpopuler di dunia, dimana kita dapat menonton beragam video secara gratis, meski sayang setiap video yang kita tonton tidak dapat kita simpan ataupun download.
Dengan menggunakan Youtube Downloader, kita dapat mendownload video video youtube yang memiliki format FLV(Flash Video), Software ini dapat pula mengkonversi format video yang telah kita download ke bentuk lain seperti AVI,WMV, atau MP3.

Download softwarenya melalui link ini

Download Flv Player

FLV Player
Software ini dapat anda pergunakan untuk membaca file file berformat Flash Video (FLV), salah satu contohnya adalah video video yang biasa anda temukan di Youtube. Jadi anda dapat memanfaatkan Youtube downloader untuk mendownload video videonya lalu memanfaatkan FLV Player untuk memutar file file video tersebut di komputer anda secara"Off Line".

Download softwarenya melalui link ini

Download Gom Player

GOM Player
Merupakan sejenis pemutar video seperti Winamp, hanya saja GOM Player ini memiliki keistimewaan dalam kemampuannya membaca begitu banyak jenis file video, dari mulai DivX,DATVOBMP43GPRMVBFLV, hingga MOV, di samping itu software ini dilengkapi pula dengan fitur Pan & Scan,Screen Capture & Advance Capture.

Download softwarenya melalui link ini

Download Google Earth

Google Earth
Software "pendidikan" yang sangat canggih sebagai salah satu proyek besar garapan perusahaan raksasa di internet Google. Memiliki kemampuan dalam menampilkan foto foto dari seluruh belahan bumi di dalam komputer anda dengan resolusi tinggi!.

Download softwarenya melalui link ini

Download Mozilla Firefox

Mozilla Firefox
Ini merupakan browser terpopuler di dunia saat ini, kelebihan dari Mozzila adalah dalam hal kemampuan akses yang relatif lebih cepat & aman dari gangguan gangguan yang biasa kita temukan di internet, mampu memblok pop up & aktifitasspyware, juga dilengkapi fitur browsing dengan "multi tab".

Download softwarenya melalui link ini

Contoh Karya Tulis Study Tour Di Bandung

Jalan-Jalan Di Bandung


 














        Disusun oleh :
Nama : Angga Wibisono
                                                Kelas : IX C
         No     : 5


Sekolah Menengah Negeri 11 Surakarta
Tahun Pelajaran 2011/2012


Pengesahan


Karya tulis ini di setujui dan disahkan untuk dipergunakan sebagai syarat dalam mengikuti Ujian Akhir Nasional dan Ujian Akhir Sekolah pada :
Hari               :
Tanggal        :

Surakarta, ……………………………...2011



Wali Kelas                                                                                                          Guru  Pembimbing

Ari Kristiati, S. Pd, M.Pd                                                                                        Ari Kristiati, S. Pd, M.Pd
NIP. 196302021983012001                                                                       NIP. 196302021983012001




Mengetahui
Kepala Sekolah

Drs. M. Amir Khusni, M.M
NIP. 196209231988031005

KATA PENGANTAR
Seraya memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena penulis menyadari bahwa berkat rahmat dan hidayatnya penulis dapat menyelesaikan karya tulis dengan judul model pengelompokan terpadu dapat meningkatkan efektifitas pengelolaan kelas, uji coba pembelajaran di kelas IX SMP NEGERI11 SURAKARTA KECAMATAN PASAR KLIWON. Karya tulis ini disusun dalam rangka memenuhi persyaratan lomba guru berprestasi kota tangerang. Sehubungan dengan tersusunnya karya tulis ini penulis dapat mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang membantu dan membimbing penulisan ini. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada :
1. Allah SWT
2. Yth, Bapak Drs. M. Amir Khusni, M.M Kepala Sekolah SMPN 11 Kota Surakarta
3. Yth, Ibu Ari Kristiati, S.Pd Pembimbing, yang telah membimbing
4. Yth, Ibu Ari Kristiati, S.Pd Wali kelas IXC SMPN 11 Ska.
5. Guru-guru penulis, yang telah memberi dorongan dan semangat penulis
6. Orang tua, yang telah mengijinkan penulis mengadakan karya wisata ke Bandung.
Semoga karya tulis ini bermanfaat, khususnya bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih terdapat kekurangan dan kelemahannya, oleh karena itu, kritik dan saran para pembaca akan penulis terima dengan senang hati demi penyempurnaan karya tulis ini di masa yang akan datang. Surakarta, 9 September 2007









BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Study Tour di Bandung ini adalah pertama kali penulis membuat karya tulis. Latar belakang study tour di Bandung adalah memberi saran kepada pembaca jika mencari tempat-tempat wisata di Bandung. Penulis memilih kota yang dituju sebagai objek wisata karena kota ini sangat menajubkan. Di kota ini penulis menemukan beberapa  tempat wisata yang sangat menyenangkan, dan disana ada tempat perbelanjaan yang sangat besar. Beberapa turis yang datang dari luar dan dalam negri, juga memilih kota ini sebagai tempat wisata pilihan mereka. Pusat perbelanjaan disana harganya sangat murah dan bermutu, maka tidak heran tempat perbelanjaan tersebut terdapat banyak pembeli yang dating untuk membeli barang yang ada di tempat pembelanjaan.
B. Tujuan
Karya tulis ini dibuat untuk member infomasi kepada pembaca tentang tempat-tempat wisata di Bandung, dan membagi pengetahuan kepada pembaca. Penulis mengunjungi tempat-tempat wisata ini untuk membuat karya tulis dengan syarat menempuh UAS.
C. Manfaat
-Menambah wawasan baru
-Tambah cinta tanah air
-Bertaqwa kepada Tuhan YME









BAB II
Objek-objek wisata di Bandung
A. Ciater
Pariwisata kini menjadi salah satu sektor yang diandalkan oleh pemerintah untuk
dikembangkan sebagai upaya meningkatkan devisa negara dan mencari terobosan di
sektor non migas. Untuk sektor pariwisata, Indonesia cukup ptensial karena mempunyai
kekayaan obyek wisat dengan berbagai jenisnya serta ditunjang oleh keindahan alam dan
keanekaragaman budaya.
 Perancangan ”Program AFTA 2003” dapat dijadikan sebagai momentum di dalam
pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Pemerintah Indonesia bertekad
menjadikan sektor pariwisata sebagai penghasil devisa utama. Guna mewujudkan tekad
tersebut, maka pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan antara lain
dikeluarkannya UU No. 9 Tahun 1990 yaitu memperkenalkan, mendayagunakan,
melestarikan serta meningkatkan mutu obyek dan daya tarik pariwisata, sehingga sektor
pariwisata mampu menajadi salah satu roda penggerak pembangunan nasional, dan dapat
memberikan kesempatan usaha dan menciptakan lapangan kerja serta di dukung dengan
program pencegahan dan penangkalan dampak negatif.
 Ditinjau dari sektor kepariwisataan, Kabupaten  Subang memiliki potensi obyek
wisata yang cukup dikenal, baik dilingkup Kabupaten Subang itu sendiri maupun lingkup
nasional. Obyek yang cukup dikenal tersebut adalah obyek wisata air panas Ciater yang
secara greografis terletak di Desa Ciater Kabupaten Subang 32 km dari Bandung sebelah
utara atau 8 km dari Tangkuban Perahu, dapat dicapai oleh semua jenis kendaraan dalam
waktu 45 menit dengan rute Bandung-Lembang-Ciater. Ciater merupakan salah satu
obyek wisata air panas yang mengandung kadar  yodium dan belerang, bersumber dari
Kawah Gunung Tangkuban Perahu.
 Kawasan wisata Ciater yang terkenal dengan sumber air panas serta lingkungan
perkebunan tehnya merupakan kawasan yang diandalkan bagi peningkatan Pendapatan
Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang di sektor kepariwisataan. Hal ini dapat dibuktikan
dengan tingginya jumlah wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara
yang berkunjung ke obyek wisata Sari Ater dalam 5 (lima) tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang sangat pesat yaitu, dari jumlah 1.229.773 orang pada tahun 1997
menjadi 1.359.205 orang pada tahun 2001 dengan kenaikan mencapai 7,8%
 Akan tetapi peningkatan jumlah wisatawan ini tidak diikuti dengan peningkatan
sarana dan prasarana penunjang pariwisata. Hal ini mengakibatkan :
Tingkat kenyamanan pengunjung berkurang akibat terlalu banyaknya
pengunjung terutama pada hari-hari libur.
Tingginya tingkat kemacetan lalu lintas yang disebabkan antrian pengunjung
kawasan wisata Ciater menimbulkan gangguan lalu lintas regional Bandung –
Subang.
Kurangnya kapasitas parkir kendaraan, baik untuk kendaraan pribadi (sekelas
sedan) maupun kendaraan umum (terutama bis), merupakan penyebab utama
kemacetan tersebut.
Bangunan kios yang disediakan cenderung berubah menjadi kumuh sehingga
kurang menunjang fungsi obyek wisata Sari Ater yang telah memiliki pasaran
internasional.
Walaupun demikian, minat masyarakat dari dalam dan luar daerah Subang serta
wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke  kawasan Ciater tetap tinggi. Makin
tingginya minat masyarakat untuk berwisata ke kawasan Ciater merupakan peluang yang
harus dimanfaatkan, baik oleh pihak pengelola Ciaternya sendiri maupun oleh
Pemerintah Kabupaten Subang dengan menyediakan berbagai sarana pendukung maupun
dalam bentuk peningkatan pelayanan terhadap pengunjung. Sehingga peningkatan jumlah
pengunjung tersebut dapat dibarengi dengan peningkatan pelayanan sarana dan prasarana
yang dapat menampung jumlah pengunjung yang datang ke kawasan wisata Ciater.
Saat ini potensi-potensi wisata  di Kabupaten Subang belum banyak
memperhatikan kaidah-kaidah lingkungan seperti halnya mempertahankan kelestarian
alam serta daya dukung lahan yang ada.
Dari uraian diatas, maka pengembangan kawasan wisata Ciater memang sangat
diperlukan, dengan penekanan desain pada  arsitektur yang memperhatikan lingkungan,
sehingga didapatkan bentuk Pengembangan dari Kawasan Wisata Ciater yang berkualitas
dan sesuai dengan keadaan lingkungan sekitarnya. Selain itu, diharapkan nantinya kawasan wisata Ciater dapat dijadikan sebagai obyek wisata yang berkelanjutan dan
dapat dijadikan sebagai daya tarik bagi  wisatawan baik dari  kota Subang maupun dari
luar kota Subang.

B. Museum Geologi
Keberadaan Museum Geologi berkaitan erat dengan sejarah penyelidikan geologi dan tambang di wilayah Nusantara yang dimulai sejak pertengahan abad ke-17 oleh para ahli Eropa.
Setelah Eropa mengalami revolusi industri pada pertengahan abad ke-18, Eropa sangat membutuhkan bahan tambang sebagai bahan dasar industri. Pemerintah Belanda sadar akan pentingnya penguasaan bahan galian di wilayah Nusantara. Melalui hal ini, diharapkan perkembangan industri di Negeri Belanda dapat ditunjang. Maka, pada tahun 1850, dibentuklah Dienst van het Mijnwezen. Kelembagaan ini berganti nama jadi Dienst van den Mijnbouw pada tahun 1922, yang bertugas melakukan penyelidikan geologi serta sumberdaya mineral.

Hasil penyelidikan yang berupa contoh-contoh batuan, mineral, fosil, laporan dan peta memerlukan tempat untuk penganalisaan dan penyimpanan,sehingga pada tahun 1928 Dienst van den Mijnbouw membangun gedung di Rembrandt Straat Bandung. Gedung tersebut pada awalnya bernama Geologisch Laboratorium yang kemudian juga disebut Geologisch Museum. Gedung Geologisch Laboratorium dirancang dengan gaya Art Deco oleh arsitek Ir. Menalda van Schouwenburg, dan dibangun selama 11 bulan dengan 300 pekerja serta menghabiskan dana sebesar 400 Gulden. Pembangunannya dimulai pada pertengahan tahun 1928 dan diresmikan pada tanggal 16 Mei 1929. Peresmian tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Kongres Ilmu Pengetahuan Pasifik ke-4 (Fourth Pacific Science Congress) yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-24 Mei 1929.

Sebagai akibat dari kekalahan pasukan Belanda dari pasukan Jepang pada perang dunia II, Gedung Geologisch Laboratorium berpindah kepengurusannya dan diberi nama KOGYO ZIMUSHO. Setahun kemudian, berganti nama menjadi CHISHITSU CHOSACHO. Dan gedung ini digunakan oleh tentara Jepang untuk mendidik dan melatih para pemuda Indonesia untuk menjadi: PETA (Pembela Tanah Air) dan HEIHO (pasukan pembantu bala tentara Jepang pada Perang Dunia II). Laporan hasil kegiatan di masa itu tidak banyak yang ditemukan, karena banyak dokumen (termasuk laporan hasil penyelidikan) yang dibumihanguskan tatkala pasukan Jepang mengalami kekalahan di mana-mana pada awal tahun 1945.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, pengelolaan Museum Geologi berada dibawah Pusat Djawatan Tambang dan Geologi (PDTG/1945-1950). Pada tanggal 19 September 1945, pasukan sekutu dan Belanda yang belum mengakui kemerdekaan Indonesia berusaha menguasai kembali kantor PDTG. Pada tanggal 12 Desember 1945, kantor PDTG dipindahkan ke Jl. Braga No. 3 dan No. 8, Bandung, hal ini dikarenakan gugurnya seorang pengemudi bernama Sakiman dalam rangka berjuang mempertahankan kantor PDTG. Setelah kantor di Rembrandt Straat ditinggalkan oleh pegawai PDTG, pasukan Belanda mendirikan lagi kantor yang bernama Geologische Dienst ditempat yang sama. Dan sejak saat itu sampai pengakuan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949 (kurun waktu 4 tahun: Desember 1945 - Desember 1949), kantor PDTG terlunta-lunta berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Pemerintah Indonesia berusaha menyelamatkan dokumen-dokumen hasil penelitian geologi. Hal ini menyebabkan dokumen-dokumen tersebut harus berpindah tempat dan pada tahun 1950 dokumen-dokumen tersebut dapat dikembalikan ke Bandung. Dalam usaha penyelamatan dokumen-dokumen tersebut, pada tanggal 7 Mei 1949, Kepala Pusat Jawatan Tambang dan Geologi, Arie Frederic Lasut, telah diculik dan dibunuh tentara Belanda. Ia telah gugur sebagai kusuma bangsa di Desa Pakem, Yogyakarta.

Sekembalinya ke Bandung, Museum Geologi mulai mendapat perhatian dari pemerintah RI. Hal ini terbukti pada tahun 1960, Museum Geologi dikunjungi oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Pengelolaan Museum Geologi yang semula berada dibawah PUSAT DJAWATAN TAMBANG DAN GEOLOGI (PDTG), berganti nama menjadi: Djawatan Pertambangan Republik Indonesia (1950-1952), Djawatan Geologi (1952-1956), Pusat Djawatan Geologi (1956-1957), Djawatan Geologi (1957-1963), Direktorat Geologi (1963-1978), Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1978 - 2005), Pusat Survei Geologi (sejak akhir tahun 2005 hingga sekarang)

Seiring dengan perkembangan zaman, pada tahun 1999 Museum Geologi mendapat bantuan dari Pemerintah Jepang senilai 754,5 juta Yen untuk direnovasi. Setelah ditutup selama satu tahun, Museum Geologi dibuka kembali pada tanggal 20 Agustus 2000. Pembukaannya diresmikan oleh Wakil Presiden RI pada waktu itu, Ibu Megawati Soekarnoputri yang didampingi oleh Menteri Pertambangan dan Energi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Dengan penataan yang baru ini peragaan Museum Geologi terbagi menjadi 3 ruangan yang meliputi Sejarah Kehidupan, Geologi Indonesia, serta Geologi dan Kehidupan Manusia. Sedangkan untuk koleksi dokumentasi, tersedia sarana penyimpan koleksi yang lebih memadai.
 

Sejak tahun 2002 Museum Geologi yang statusnya merupakan Seksi Museum Geologi, telah dinaikkan menjadi UPT Museum Geologi. Untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, dibentuklah 2 seksi dan 1 SubBag yaitu Seksi Peragaan, Seksi Dokumentasi, dan SubBag Tatausaha. Guna lebih mengoptimalkan perananya sebagai lembaga yang memasyarakatkan ilmu geologi, Museum Geologi juga mengadakan kegiatan antara lain penyuluhan, pameran, seminar serta kegiatan survei penelitian untuk pengembangan peragaan dan dokumentasi koleksi.

C. Museum KAA
 Berakhirnya Perang Dunia II pada bulan Agustus 1945, tidak berarti berakhir pula situasi permusuhan di antara bangsa-bangsa di dunia dan tercipta perdamaian dan keamanan. Ternyata di beberapa pelosok dunia, terutama di belahan bumi Asia Afrika, masih ada masalah dan muncul masalah baru yang mengakibatkan permusuhan yang terus berlangsung, bahkan pada tingkat perang terbuka, seperti di Jazirah Korea, Indo Cina, Palestina, Afrika Selatan, Afrika Utara.
  
    Masalah-masalah tersebut sebagian disebabkan oleh lahirnya dua blok kekuatan yang bertentangan secara ideologi maupun kepentingan, yaitu Blok Barat dan Blok Timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur dipimpin oleh Uni Sovyet. Tiap-tiap blok berusaha menarik negara-negara di Asia dan Afrika agar menjadi pendukung mereka. Hal ini mengakibatkan tetap hidupnya dan bahkan tumbuhnya suasana permusuhan yang terselubung di antara kedua blok itu dan pendukungnya. Suasana permusuhan tersebut dikenal dengan sebutan "perang dingin".
  
    Timbulnya pergolakan dunia disebabkan pula oleh masih adanya penjajahan di bumi kita ini, terutama di belahan Asia dan Afrika. Memang sebelum tahun 1945, pada umumnya benua Asia dan Afrika merupakan daerah jajahan bangsa Barat dalam aneka bentuk. Tetapi sej ak tahun 1945, banyak daerah di Asia Afrika menjadi negara merdeka dan banyak pula yang masih berjuang bagi kemerdekaan negara dan bangsa mereka seperti Aljazair, Tunisia, dan Maroko di wilayah Afrika Utara; Vietnam di Indo Cina; dan di ujung selatan Afrika. Beberapa negara Asia Afrika yeng telah merdeka pun masih banyak yang menghadapi masalah-masalah sisa penjajahan seperti Indonesia tentang Irian Barat, India dan Pakistan tentang Kashmir, negara-negara Arab tentang Palestina. Sebagian bangsa Arab-Palestina terpaksa mengungsi, karena tanah air mereka diduduki secara paksa oleh pasukan Israel yang dibantu oleh Amerika Serikat.
 Sementara itu bangsa-bangsa di dunia, terutama bangsa-bangsa Asia Afrika, sedang dilanda kekhawatiran akibat makin dikembangkannya pembuatan senjata nuklir yang bisa memusnahkan umat manusia. Situasi dalam negeri dibeberapa negara Asia Afrika yang telah merdeka pun masih terjadi konflik antar kelompok masyarakat sebagai akibat masa penjajahan (politik devide et impera) dan perang dingin antar blok dunia tersebut.
D. Cibaduyut

Bagi yang suka jalan-jalan ke Bandung dan gemar dengan sepatu atau sandal, dapat meluangkan waktu untuk berkunjung ke Cibaduyut. Di sepanjang jalan ini banyak terdapat toko sepatu yang menjual sepatu, sandal orang dewasa dan anak-anak dengan harga terjangkau. Jangan ragu untuk menawar harganya, dan bandingkan terlebih dahulu ke beberapa toko untuk memastikan Anda mendapatkan harga yang terbaik. Ada sedikit tips, jika Anda berencana membeli sepatu dengan jumlah cukup banyak (patungan dengan beberapa teman), katakan saja untuk dijual kembali, maka harga yang diberikanpun adalah harga grosir yang jauh lebih murah. Jika Anda jeli, Anda bisa mendapatkan sepatu/sandal dengan kualitas yang baik dan harga terjangkau. Sekaligus membantu perekonomian bangsa dan industri kecil. RASANYA sulit membatasi waktu jika berlibur ke Bandung. Karena daya tariknya yang cukup banyak dari makanan, pakaian, dan yang cukup terkenal adalah sepatu lokalnya di Cibaduyut.Kawasan ini dikenal sebagai deretan toko sepatu terpanjang di Asia. Hasil produk sepatu cibayudut Bandung tidak kalah dengan merek luar negeri. Buktinya dengan banyaknya turis domestik yang datang ke sini termasuk mantan wakil presiden Jusuf Kalla. Berada di daerah selatan Bandung kira kira dari Alun Alun Bandung sekitar 15 menit. Kawasan ini awalnya terkenal dengan sentral sepatu kulit. Untuk menuju ke Cibaduyut tidak sulit. Ditandai dengan patung sepatu yang besar di depan perempatan sebelum memasuki jalan Cibaduyut Bandung. Dengan adanya patung yang Sepatu memudahkan untuk para pengunjung untuk bisa sampai ke cibaduyut bandung, karena patung sepatu merupakan lambang atau ciri khas dari jalan cibaduyut dan patung sepatu satu-satunya yang ada di kota Bandung. Pantung sepatu cibaduyut merupakan akses pintu masuk menuju dari jalan Cibaduyut Bandung. Sepanjang Jalan Cibaduyut Bandung berdiri toko toko yang menjual dan menerima pesanan sepatu Cibaduyut Bandung ini. Semua ukuran sepatu dapat dibuatkan di sini. Daerah ini terkenal karena harga yang mereka tawarkan cukup murah, dan kwalitas yang cukup bagus. Kita bisa melihat toko-toko yang berjejer memajang dagangan yang didominasi oleh tas dan sepatu. Kalau masuk ke dalamnya, kita dapat menemukan lebih banyak lagi. Ada pakaian termasuk jaket kulit, tas kulit, tas gendong, dompet, ikat pinggang, boneka, sandal, bahan kulit untuk mebuat sepatu atau sendal dan lain-lain. Keistimewaan dari Cibaduyut adalah bisa memesan sesuai dengan yang Anda inginkan. Harganya pun bervariasi, mulai dari puluhan ribu saja sampai dengan ratusan ribu rupiah, itu pun masih bisa di tawar. Dengan kualitas yang bagus juga. Karenanya, dengan kualitas yang terjamin prodk dari Cibaduyut sangat terkenal hingga ke Asia. (dari berbagai sumber)

BAB III
Penutup

A.    Kesimpulan
Dengan demikian yang penulis dapat simpulkan tentang, Bandung dari uraian kata tersebut dapat disimpulkan bahwa Bandung adalah salah satu tempat yang dapat menceritakan kehidupan Bangsa Indonesia di masa lampau. Selain itu kita juga dapat mengetahui para pejuang dan perintis.

B.    Saran
Setelah penulis menyusun karya tulis ini, penulis memberikan saran-saran terhadap Bandung, antara lain :
  1. Bandung kota yang penuh sejarah dan banyak peninggalan-peninggalan yang tak ternilai harganya, maka dari itu penulis sarankan untuk menjaga kelestariannya.
  2.  Bagi para pengunjung, penulis sarankan jangan merusak atau mencuri semua peninggalan-peninggalan sejarah yang ada, terutama di Kota Bandung tersebut.
  3.  Penulis harap agar semua dapat memelihara kekayaan alam yang ada di Indonesia.

Demikian kesimpulan dan saran dari penulis. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata. Dan semoga bermanfaat bagi anda yang membaca.







DAFTAR PUSTAKA

Bale, Janen. Ilmu Pengetahuan Sosial 4 Untuk Sekolah Dasar Kelas 6. Jakarta :
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Balai Pustaka
Abdullah. Taufik. Dkk ( ed ). 1995. 50 Tahun Indonesia Merdeka
Jakarta : PT. Citra Media Persada.
Anonim, 1994. Buku Panduan Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya. Jakarta.
Bale, Win. 2000. Ahas Modern, Indonesia dan Dunia. Jakarta : Penerbit Erlangga

















Lampiran
A.    Ciater

                     
               
                                                 

B.    Museum Geologi

                     

                    



C.     Museum KAA